Browse By

Strategi Doa Terkabul Dengan Asma’ul Husna

Strategi Doa Terkabul Dengan Asma’ul Husna

Strategi Doa Terkabul Dengan Asma’ul Husna

Rahasia dibalik asmaul husna adalah:

{لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآَخِرَةِ مَثَلُ السَّوْءِ وَلِلَّهِ الْمَثَلُ الْأَعْلَى وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيم}

Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk; dan Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS an-Nahl :60).

Artinya: Allah Ta’ala mempunyai sifat kesempurnaan yang mutlak (tidak terbatas) dari semua segi.

Hal-hal yang menunjukkan kemahaindahan al-Asma-ul husna yaitu, karena Allah Ta’ala memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk selalu berdoa kepada-Nya dengan nama-nama tersebut, yaitu al-Asma-ul husna, dan itu adalah sarana utama untuk mendekatkan diri kita kepada-Nya, karena Allah Ta’ala sangat mencintai nama-nama-Nya, dan Dia juga sangat mencintai orang yang mencintai nama-namaNya tersebut, serta orang yang menghafalnya, memahami kandungan maknanya lalu beribadah kepada-Nya dengan konsekwensi dari nama-nama tersebut.

Allah Ta’ala berfirman,

{وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا}

Hanya milik Allah-lah asma-ul husna (nama-nama yang maha indah), maka berdoalah kepada-Nya dengan nama-nama itu” (QS al-A’raaf:180).

Yang dimaksud dengan berdoa dalam ayat ini adalah mencakup dua jenis doa, yaitu doa permintaan dan permohonan, serta doa ibadah dan sanjungan

Strategi Doa Terkabul Dengan Asma’ul Husna

Strategi Doa Terkabul Dengan Asma’ul Husna

Yang dimaksud dengan Doa permohonan adalah menyebutkan nama Allah Ta’ala sesuai dengan permintaan yang kita minta dari-Nya. Contoh: “Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku dan berilah aku rahmatmu, sesungguhnya Engkau adalah sang al-Gafuur (yang Maha Pengampun) dan sang ar-Rahiim (yang Maha Penyayang)”. “Ya Allah, terimalah taubatku ini, sesungguhnya Engkau adalah sang at-Tawwaab (yang Maha Penerima taubat)”. “Ya Allah, limpahkanlah rezkiku dan halalkanlah ia, sesungguhnya Engkau adalah sang ar-Razzaaq (yang Maha Pemberi rezki)”.

Sedangkan doa ibadah adalah ketika kita beribadah kepada Allah SWT sesuai dengan kandungan makna nama-nama-Nya yang maha indah. Maka kita bertaubat dengan sungguh kepada-Nya karena kita mengetahui bahwa dia adalah sang at-Tawwaab (yang Maha Penerima taubat), kita berzikir kepada-Nya dengan sungguh karena kita mengetahui bahwa Allah adalah sang as-Samii’ (yang Maha Mendengar), kita berbuat amal shaleh dengan seluruh anggota badan kita karena mengetahui bahwa Allah adalah sang al-Bashiir (yang Maha Melihat), dan demikian seterusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *